Wednesday, November 21, 2018

Musyawarah Ambalan


RANCANGAN TATA TERTIB PERSIDANGAN
MUSYAWARAH GUGUS DEPAN 12.081
AMBALAN ADAM MALIK TAHUN 2014
PANGKALAN SMA N 6 SEMARANG

BAB I
PENGERTIAN
Pasal 1
Nama
Musyawarah Ambalan Adam Malik tahun 2014 merupakan suatu forum atau tempat pertemuan para anggota Ambalan Adam Malik guna membahas  segala  sesuatu  yang  berkaitan  dengan Ambalan Adam Malik.

Pasal 2
Acara Musyawarah
                                  1.       Laporan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas Dewan Ambalan Adam Malik masa bakti 2014.
                                  2.       Pemilihan Dewan Ambalan Adam Malik dan Dewan Kehormatan  masa bakti 2014-2015.
                                  3.       Usulan Rencana Kerja masa bakti berikutnya.

BAB II
PESERTA SIDANG
Pasal 3
Peserta
Peserta Musyawarah Ambalan Adam Malik tahun 2014 adalah :
                                        1.       Dewan Ambalan Adam Malik.
                                        2.       Pemimpin  dan Wakil Pemimpin Sangga

Pasal 4
Penasehat
                                        1.       Mabi  Ambalan Adam Malik.
                                        2.       Pembina  Ambalan Adam Malik.
                                        3.       Pembantu Pembina Ambalan Adam Malik.

BAB III
PELAKSANAAN SIDANG
Pasal 6
Kuorum
1.    Musyawarah Ambalan Adam Malik tahun 2014 dinyatakan sah apabila dihadiri oleh lebih dari setengah jumlah peserta yang seharusnya hadir.
2.    Apabila pasal 6 ayat 1 tidak terpenuhi, maka Musyawarah Ambalan Adam Malik tahun 2014  ditunda 10 menit, dan selanjutnya dianggap sah.
3.    Sidang-sidang dalam Musyawarah Ambalan Adam Malik tahun 2014 sah dilaksanakan apabila dihadiri  lebih dari setengah dari jumlah peserta yang telah hadir.
4.    Apabila pasal 6 ayat 3 tidak terpenuhi, maka sidang ditunda 10 menit dan selanjutnya dianggap sah.
Pasal 7
Jenis Sidang
Sidang-sidang dalam Musyawarah Ambalan Adam Malik tahun 2014 tediri dari:
1. Sidang pendahuluan
- Pembahasan Tatib
- Pembahasan Agenda sidang
- Pernyataan Kuorum
- Pembentukan Presidium
2. Sidang Pleno, terdiri dari :
-          Sidang Pleno I: Laporan Pertanggungjawaban Dewan Ambalan Adam Malik dan  tanggapan
-          Sidang Pleno II: Pemilihan Pradana Dewan Ambalan Adam Malik, Wakil Ketua Dewan Ambalan dan Juru Adat. Pemilihan Formatur untuk membentuk pengurus Dewan Ambalan dan Dewan Kehormatan usulan Rencana Kerja masa bakti berikutnya.

Pasal 8
Pimpinan sidang
Musyawarah  Ambalan Adam Malik dipimpin oleh Ketua Dewan Ambalan Adam Malik  atau  anggota  Dewan Ambalan Adam Malik  yang  telah mendapat mandat dari Ketua Dewan Ambalan Adam Malik masa bakti 2014.
BAB IV
HAK DAN KEWAJIBAN
Pasal 9
Hak suara, hak bicara dan hak pilih
1.    Hak suara adalah hak yang dimiliki masing-masing peserta untuk diperhitungkan dalam perhitungan suara bila dilaksanakan pengambilan keputusan. Setiap peserta mempunyai satu hak suara.
2.    Hak bicara adalah hak yang dimiliki setiap peserta untuk menyampaikan usul, saran dan pendapat.
3.    Hak pilih adalah hak yang dimiliki setiap peserta untuk dipilih dan memilih.
4.    Dewan Ambalan masing-masing mempunyai 1 (satu) hak suara.
5.    Setiap peserta  Musyawarah Ambalan Adam Malik tahun 2014 mempunyai hak bicara
6.    Penasehat mempunyai hak bicara dan hak suara, tetapi tidak memiliki hak pilih.

Pasal 10
Kewajiban
Seluruh peserta dan penasehat diwajibkan mematuhi tata tertib Musyawarah Ambalan Adam Malik tahun 2014.

BAB V
PEMILIHAN DEWAN SAKA BARU
Pasal 11
Tata cara pemilihan
  1. Pemilihan Pradana, Walik Ketua Dewan Ambalan dan Juru Adat, dipilih melalui Musyawarah mufakat dengan sebelumnya meminta pertimbangan kepada pembina.
  2. Pemilihan Pengurus Dewan Ambalan Adam Malik masa bakti 2014-2015 dapat dilakukan melalui musyawarah atau melalui formatur tergantung hasil musyawah, jika melalui formatur hasil keputusan diumumkan maksimal satu minggu sebelum serah terima jabatan.

BAB VI
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pasal 12
Pengambilan keputusan
1.    Setiap Pengambilan keputusan dalam Musyawarah Ambalan Adam Malik tahun 2014 sedapat-dapatnya diperoleh melalui musyawarah untuk mufakat.
2.    Apabila tidak tercapai mufakat, maka sidang ditunda selama 10 menit untuk mengadakan lobbying.
3.    Apabila keputusan tidak dapat tercapai melalui musyawarah, maka keputusan diperoleh melalui pengambilan suara terbanyak.

BAB VII
LAIN-LAIN
Pasal 13
Masa berlaku
Peraturan Tata Tertib Musyawarah Ambalan Adam Malik pangkalan SMA 6 Semarang tahun 2014 ini berlaku sejak disahkan oleh  keputusan Musyawarah Ambalan Adam Malik tahun 2014, sampai berakhirnya sidang.
Pasal 14
Aturan Tambahan
Hal-hal yang belum diatur dalam Tata tertib ini, akan diatur kemudian atas persetujuan dalam Musyawarah Ambalan Adam Malik

Diputuskan            : di Semarang
Pada Tanggal        : Oktober 2014

PIMPINAN SIDANG












Tugas Dewan Ambalan



No comments:

Post a Comment