Wednesday, March 25, 2020

Permainan Penggalang "Sapi, Kandang, Kebakaran"


Permaianan Penggalang
Sapi, Kandang, dan Kebakaran

Usia pramuka penggalang adalah antara 11-15  tahun, anak usia ini mempunyai ciri-ciri  sebagai berikut:
       Senang bergerak, senang mengembara
       Usil, lincah, senang mencoba-coba
       Mulai Suka Lawan Jenis
       Suka dengan sifat-sifat kepahlawanan
       Memasuki masPuber
Sebagai seorang pembina kita harus memahami bahwa dunia penggalang adalah dunia anak, dunia anak alah dunia bermaian bersama teman. Setiap Latihan Pramuka Perlu diberikan permainan-permainan yang menarik dan menggembirakan anak. Hal ini merupakan metode dasar dalam kepanduan yang diterapkan dalam kegiatan Kepramukaan, dengan tujuan:
  1. Memelihara kesehatan/Stamina anak.
  2. Menciptakan Suasana Gembira dan menarik.
  3. Melatih Kedisiplinan
  4. Menumbuhkan jiwa gotong royong
  5. Meningkatkan rasa persaudaraan dan kesatuan.
Pemaianan yang akan kita mainkan adalah Sapi, Kandang dan kebakaran.

Permainan Sapi, Kandang dan Kebakaran SD Ngaliyan 05


  1. Posisi Awal
·         Peserta berkelompok masing-masing berjumlah 3 orang.
·         2 orang berdiri berhadap-hadapan dan saling memegang tangan.  Berperan sebagai kandang.
·         1 orang jongkok di antara tangan yang berdiri. Berperan sebagai sapi.
  1. Aturan bermaian
·         Ketika kakak pembina mengucapkan Sapi,  maka yang perperan sebagai sapi berlari mencari kandang yang lain. Sedangkan yang sebagai kandang tetap seperti posisi semula
·         Ketika kakak pembina mengucapkan kandang, maka yang beperan sebagai kandang berlari mencari sapi yang lain. Sedangkan yang berperan sebagai sapi tetap jongkok di posisinya.
·         Ketika kakak pembina mengucapkan Kebakaran, maka kondisi chaos, yang kandang dpaat sebagai kandang, kandang dapat sebagai sapi, setiap kelompok 3 orang ini harus orang yang berbeda.
·         Setiap pergerakan lamanya adalah 5 hitungan kakak pembina.
·         Bagi yang ternyata sampai hitungan selesai tetapi tidak dapat melaksanakan permaianan maka akan dikumpulkan dan diberikan konsekunsi sesuai kesepakatan. Dapat bernyanyi, atau berjoget menghibur kawan-kawannya.
  1. Penilaian
Setelah bermaian kira-kira 10 kali permaianan maka akan dievaluasi, peserta yang paling sigap, disiplin dan paling aktif bermain akan menjadi peserta tergiat.


Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085743109113 ( hanya  SMS dan Wa, Tidak menerima telp. Mohon memperkenalkan diri terlebih dahulu)
Info Terbaru

Komitmen Penggalang

Komitmen Penggalang

Latihan Pramuka Penggalang 

Sabtu, 8  Feb 2020 merupakan hari yang bersejarah bagi kami, karena hari ini kami dipertemukan pertama kali dengan adik-adik penggalang SD Ngaliyan 05 Semarang. Sebelum kami memulai latihan, kami bertemu dengan kamabigus (Kepala Sekolah), beliau bercerita mengenai keadaan latihan pramuka di Pangkalan ini. isi pesan beliau adalah berharap ada perubahan dalam proses latihan pramuka, sehingga adik-adik dapat lebih disiplin, cakap, syukur-syukur berprestasi. Beliau bercerita bahwa saat ini latihan pramuka di bina oleh Kak Jho. Kak jho membina Siaga dan Penggalang di waktu bersamaan. Wuih luar biasa, apakah tidak kewalahan ya.. dalam hati kami berucap.  Setelah itu saya dan kak Arice berdiskusi dengan kak aris mengenai program latihan di hari pertama tersebut. 

Pukul 11.00 WIB, kami bersiap untuk kelapangan, ternyatakak jho sudah datang menyiapkan latihan, ternyata jho yang dimaksud adalah Raharjo, anggota ubaloka yang berpangkalan di Racana Uin Walisongo Semarang. Kesan yang pertama kali muncul adalah anak-anak yang tidak dapat diatur, anak-anak yang tidak terkendali. karena ketika dibariskan oleh kakak pembina, masih banyak yang tidak tertib, ada yang masih berlarian, bersendau guarau, ada yang sambil nyedot es teh, bahkan masih ada yang nongkrong di buk pintu masuk sekolah. Pemandangan ini membuat kami berfikir apa yang akan kami lakukan dengan peserta didik yang demikian. 

Segera kami ambil alih barisan pasukan penggalang, selanjutkanya kami memperkenalkan diri. Kami di awal harus tegas, ini first impression, yang akan tertanam dalam-dalam di ingatan peserta didik. Kami membuat komitmen pasukan penggalang. Yang akan berkomitmen dan mengikuti aturan main akan berlatih sedangkan yang tidak, boleh duduk di tengah lapangan. Baju haru dirapikan, tongkat harus dibawa, makanan diletakkan, badan posisi siap dan tegap. Kami memberikan komitmen yang harus dilaksanakan bersama demi berjalannya kegiatan dengan tertib.

Setelah tertib, kami lanjutkan dengan kegiatan permaianan, kunci permaianan dalam penggalang adalah permainan yang membuat seorang penggalang bergerak dan menguras energinya. Hal ini penting karena penggalang adalah usia dimana energi dalam tubuh berlebih, jika tidak digunakan maka dapat digunakan untuk menjahili teman-temannya atau perbuatan yang tidak baik lainnya. Maka sebelum materi, kami kurangi sedikit energinya dengan bermain, melompat dan berkompetisi. Permainan yang kami mainkan adalah sapi, Kandang, kebakaran. 
ternyata waktu sudah penunjukkan pukul 12.00 WIB, kami bersama dengan tertib menuju ke mushola untuk salat berjamaah. Dalam salat berjamaah kami laksanakan dengan tertib, salah satu penggalang mengumandangkan Adzan dan saya sebagai imam dalam salat tesebut. setelah salah, saya memberikan sebuah nasihat agar setiap penggalang adalah seorang yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, jika muslim ya harus selalu mengerjakan salat. 
Setelah salat kami menuju ke perpustakaan, karena cuaca yang sangat terik, kami meneruskan kegiatan di dalam ruangan. Di dalam ruangan kami menyampaikan ciri-ciri penggalang, menyampaikan administrasi penggalang dan komitmen penggalang. 
Di akhir kegiatan kami menyanyikan lagu syukur dan di tutup dengan doa. Untuk pulang, peserta duduk rapi, dan berdiam diri dengan tertib. bagi yang tertib kami tunjuk untuk pulang. 
demikian latihan hari ini. 


Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 743 109 113 ( hanya  SMS dan Wa, Tidak menerima telp. Mohon memperkenalkan diri terlebih dahulu)
Info Terbaru

Thursday, February 13, 2020

Musyawarah Gugus Depan



Musyawarah Gugus Depan

Persiaan Mugus 
Musyawarah Gugusdepan disingkat Mugus adalah pemegang kekuasaan tertinggi di
setiap Gugusdepan Gerakan Pramuka.
  1. Ketentuan Mugus
a.    Mugus diadakan setiap 2 tahun sekali.
b.    Diantara dua waktu Mugus jika ada hal-hal yang bersifat mendesak dan luar
c.    biasa dapat diadakan Mugus Luar Biasa.
d.    Mugus dan Mugus Luar Biasa dinyatakan sah jika dihadiri oleh sekurang-kurangnya dua pertiga dari jumlah utusan.
e.    Yang berhak hadir dalam Mugus terdiri atas:
                           i.        Ketua Gudep.
                          ii.        Para Pembina Satuan.
                        iii.        Para Pembantu Pembina Satuan.
                        iv.        Perwakilan Majelis Pembimbing Gudep.
                          v.        Perwakilan Dewan Penegak.
                        vi.        Perwakilan Dewan Pandega.
f.     Pada Mugus dan Mugus Luar Biasa setiap peserta yang hadir berhak satu suara.
g.    Penyampaian usul dan materi Mugus dan Mugus Luar Biasa: Materi atau bahan tertulis Mugus disiapkan oleh Ketua Gudep selambat lambatnya 2 (dua) minggu sebelum waktu pelaksanaan Mugus dan disampaikan kepada semua peserta yang berhak hadir dalam Mugus.
h.    Keputusan Mugus dan Mugus Luar Biasa tidak boleh bertentangan dengan AD dan ART Gerakan Pramuka, Keputusan Munas, Musda, Mucab, Musran, dan Keputusan Kwarnas, Kwarda, Kwarcab dan Kwarran.
i.     Pimpinan Mugus adalah Presidium yang dipilih oleh Mugus yang jumlahnya gasal.
j.     Sampai dengan serah terima jabatan Ketua Gudep, Ketua Gudep lama berstatus demisioner
  1. Persiapan Mugus
Langkah-langkah persiapan Mugus adalah sebagai berikut:
a.    Menyusun laporan pertanggungjawaban Gudep sesuai dengan ketentuan yang berlaku .
b.    Menyampaikan bahan tertulis Mugus termasuk visi dan misi Gudep yang akan dicapai selama 2 tahun.
c.    Menyusun rencana kerja untuk mencapai visi dan misi.
d.    Menyampaikan nama-nama calon yang akan ikut dalam pemilihan Ketua Gudep.
e.    Menghimpun usul-usul dan saran dari peserta
  1. Acara Mugus
a.    Acara Pokok Mugus adalah:
                               i.        Laporan pertanggungjawaban Ketua Gudep selama masa baktinya, termasuk pertanggungjawaban keuangan.
                             ii.        Menetapkan rencana kerja gudep termasuk visi dan misi. untuk masa bakti berikutnya.
                            iii.        Memilih Ketua Gudep untuk masa bakti berikutnya
                            iv.        Pelantikan Ketua Gudep terpilih oleh Ketua Presidiu m Mugus.
b.    Acara laporan pertanggungjawaban Gudep termasuk laporan pertanggungjawaban keuangan harus diselesaikan sebelum acara yang lain.
c.    Laporan pertanggungjawaban keuangan Gudep selama masa baktinya yang dibuat oleh Ketua Gudep dengan bantuan seorang ahli administrasi keuangan, sebelum diajukan pada Mugus diteliti dan disyahkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Gudep (BPKG).
  1. atacara Pemilihan Ketua Gudep
  1. Penetapan Calon
                  i.        Selambat-lambatnya 3 minggu sebelum Mu gus, Ketua Gudep sudah menyampaikan nama-nama yang akan mencalonkan diri sebagai Ketua Gudep dan anggota Badan Pemeriksa Keuangan kepada semua yang berhak hadir dalam Mugus.
                ii.        Yang berhak menjadi calon Ketua Gudep adalah:
(1)   Para Pembina satuan di gudep tersebut.
(2)   Para Pembantu Pembina di gudep tersebut.
(3)   Ketua G udep yang akan berakhir masa baktinya .
               iii.        Yang berhak menjadi calon Anggota BPKG adalah:
(1)   Anggota Mabigus
(2)   Pembina dan Pembantu Pembina Satuan
  1. Pemilihan dan Pengambilan Keputusan dalam Mugus
                i.          Mufakat
Keputusan Mugus diupayakan dengan sungguh-sungguh berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
               ii.          bPemungutan suara
Jika tidak dicapai mufakat, Mugus mengambil keputusan dengan pemungutan suara yang caranya sebagai berikut:
(1) Lisan, p emilih menyebut nama calon.
(2) Tertulis dan rahasia, pemilih menuliskan nama calon di kertas pemungutan suara, lalu dilipat sehingga tulisan nama tidak terlihat siapapun atau rahasia.
(3) Keputusan syah apabila calon memperoleh lebih dari seperdua jumlah suara yang hadir.
(4) Pelantikan
Pelantikan dilaksanakan segera setelah terpilih Ketua Gudep oleh Ketua Presidium.



Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 743 109 113 ( hanya  SMS dan Wa, Tidak menerima telp. Mohon memperkenalkan diri terlebih dahulu)

Info Terbaru

Thursday, February 6, 2020

berkisah Baden Powell di pulau Brownsea


Berkisah Baden Powell di pulau Brownsea

Baden Powell memberikan instruksi kepada peserta perkemahan



TEMPO.COJakarta -  Hari Baden Powell diperingati setiap 22 Februari, sesuai hari kelahiran Baden Powell pada 22 Februari 1857.
Baden Powell adalah pendiri gerakan kepanduan. Bagaimana kegiatan pramuka seperti perkemahan pertama kali diadakan dan menjadi awal dari berdirinya Organisasi Pramuka Sedunia? Berikut ceritanya yang pernah dimuat di rubrik Selingan majalah Tempo edisi 22 Oktober 2007.
1-9 Agustus 1907, Baden Powell, pahlawan Inggris dalam Perang Boer di Afrika Selatan, memilih 22 remaja London berkemah di Pulau Brownsea.
Saat itu ia miris melihat kenakalan remaja yang merebak di London dan kota-kota industri lainnya di Inggris. Perkemahan itu menjadi ajang uji coba gagasannya mengenai pendidikan nonformal bagi anak muda.
Salah satu peserta perkemahan itu adalah Arthur Primmer. Dalam sebuah wawancara dengan Scouting Magazine tahun 1999, Arthur ingat betapa menggetarkannya acara api unggun pada malam itu. Saat itulah Baden Powell menceritakan pekerjaannya dalam dinas militer Inggris di India, Afganistan, dan Afrika.
Peserta perkemahan membentuk lingkaran, sementara Baden Powell berdiri di tengah-tengah di sisi bara api. ”Itu menjadi malam yang sangat menyenangkan pada musim panas,” kata Arthur kepada Scouting Magazine.
Selama delapan hari, 22 remaja itu digembleng kedisiplinan, ketahanan fisik dan mental, serta kekompakan dalam regu. Kepada mereka juga diajarkan keterampilan mencari jejak, mengirim pesan, mengamati hewan, dan pertolongan pertama pada kecelakaan.
Baden Powell membangkitkan patriotisme para remaja melalui cerita-cerita petualangannya di hutan belantara India dan Afrika. Suku Zulu di Afrika memberinya nama Impeesa atau serigala yang tidak pernah tidur. Maklum, Baden Powell bisa tidur lelap sambil bersender di pohon. Dia juga dikenal jago dalam mencari jejak dan melakukan penyelidikan ke daerah musuh.
Ternyata kegiatan di Pulau Brownsea mendapat sambutan luas dari masyarakat dan Raja Edward VII. Kerajaan Inggris menganugerahkan gelar Lord Baden-Powell of Gilwell. Metode pendidikan kepramukaan yang diterapkan dalam perkemahan pertama kali tersebut menjadi salah satu pilar berdirinya Organisasi Pramuka Sedunia.
Baden Powell, pensiunan jenderal Kerajaan Inggris, pada 1920 ditahbiskan sebagai Bapak Pramuka Sedunia. Bagi sebagian anggota pramuka, Pulau Brownsea kemudian menjadi ”kota suci”.
Majalah Tempo

Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 226 887 668 ( hanya  SMS dan Wa, Tidak menerima telp. Mohon memperkenalkan diri terlebih dahulu)

Info Terbaru