Monday, July 10, 2017

Buku Keterampilan Kepramukaan



Buku Keterampilan Kepramukaan 


Buku Keterampilan Kepramukaan 


Buku ini dapat sebagai referensi bagi anggota Pramuka yang ingin meningkatkan ketrampilan kepramukaan. Tidak hanya peserta didik, pembina ataupun pelatih pembina pun dapat memepelajarinya sebagai referensi,  

Buku ini berisi mengenai semua hal mengenai ketrampilan kepramukaan, dari tali temalim kompas dan perpetaan, menaksir, bersemboyan, pertendaan, KIM, Permainan ketangkasan, sandi, upacara dalam Gerakan Pramuka (Siaga, Penggalang), Api Unggun, PBB dan Memahami Kepramukaan Penegak. 

Tulisannya sederhana, jelas serta disertai dengan Gambar pendukung, sehingga mempermudah siapa pun yang ingin mempelajarinya. 

Penulis buku ini tidak diragukan lagi, ada kak Hadi (pelatih Daerah Jawa Tengah), Kak Tijan (andalan Kwarda Jateng), Kak Martitah (Ka Pusdiklatda Jateng) dan Kak Mung (Wa Ka Pusdiklat jateng) 

Buku ini sering kali menjadi rujukan dalam berbagai Kegiatan di Kwarcab Kota Semarang dan Kwarda Jateng. Tentunya buku ini sangat berharga untuk dimiliki.  

Cover belakang : Tentang Penulis

Dari isi Buku ini, sangat praktis, belajar setahap-demi setahab dengan gambar yang membantu untuk memahami materi 
Daftar Isi I


Daftar Isi II

Daftar Pustaka 
Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085743109113 ( hanya  SMS dan Wa, Tidak menerima telp. Mohon memperkenalkan diri terlebih dahulu)
Info Terbaru


14 Agustus Bukan HUT Gerakan Pramuka

14 Agustus, Bukan HUT Gerakan Pramuka tapi Hari Pramuka
Oleh :  Fauzi Kromosudiro 14 August 2012



Setiap tanggal 14 Agustus, Pramuka seluruh Indonesia memperingati Hari Pramuka. Sebagian kalangan ada yang mengatakan HUT Gerakan Pramuka atau HUT Pramuka, padahal tanggal 14 Agustus bukanlah hari lahir Gerakan Pramuka. Tetapi mengapa Hari Pramuka jatuh pada tanggal 14 Agustus? Secara yuridis formal Gerakan Pramuka lahir pada tanggal 20 Mei 1961, karena pada tanggal tersebut Pj. Presiden Republik Indonesia menandatangani Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961. Berdasarkan keputusan presiden tersebut, maka berbagai organisasi kepanduan yang ada di Indonesia melebur menjadi satu organisasi yang disebut dengan Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana disingkat Gerakan Pramuka. Walaupun secara yuridis formal Gerakan Pramuka lahir pada 20 Mei 1961, namun pendidikan kepanduan dan organisasi kepanduan muncul di Indonesia jauh sebelum Indonesia merdeka. Konon terbitnya Keputusan Presiden nomor 238 Tahun 1961 juga penuh dengan pergulatan politik, bahkan dokumen ini tidak ditandatangani oleh Soekarno namun oleh Pejabat Presiden Ir. H. Djuanda pada tanggal 20 Mei 1961. Pada saat itu Presiden Soekarno sedang melawat ke luar negeri, pertanyaan yang mengemuka adalah mengapa tidak menunggu Presiden pulang ke tanah air dan segenting itukah penandatanganan penyatuan puluhan organisasi kepanduan ke dalam Gerakan Pramuka sehingga tanpa harus menunggu kepulangan Soekarno? Pertanyaan yang sampai sekarang belum dijelaskan kepada publik secara gamblang. Konon versi keputusan presiden yang akhirnya diterbitkan berbeda dengan draf yang masuk ke staf kepresidenan. Adalah H. Mutahar yang memberikan informasi adanya draf yang berbeda itu kepada Sri Sultan dan akhirnya mendesak Pejabat Presiden untuk segera menandatangani Keputusan Presiden 238 tahun 1961 sebagaimana kita kenal sekarang ini. Namun demikian pada tanggal 14 Agustus 1961 toh akhirnya Presiden Soekarno menyerahkan panji-panji Gerakan Pramuka kepada Sri Sultan Hamengkubuwono IX sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang pertama. Tanggal itulah yang kemudian diperingati menjadi Hari Pramuka. Dari rentetan panjang terbentuknya Gerakan Pramuka, masih tersisa satu pertanyaan besar, dimanakah naskah asli Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961 disimpan? Sampai sekarang tidak ada yang bisa menjelaskan. Informasi tentang naskah asli Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961 sekabur naskah asli Supersemar. Jika pada awalnya terdapat keputusan politik untuk membersihkan sisa-sisa paham Baden Powell, maka tugas yang diemban Sri Sultan adalah membersihkan pengaruh komunis pada tubuh Gerakan Pramuka. Karena pada proses awal pembentukannya Gerakan Pramuka dipandang sebagai organisasi yang potensial bagi komunis untuk mengembangkan sayapnya. Pergulatan politik itulah yang akhirnya membawa Gerakan Pramuka masuk di sekolah pada awal masa orde baru. Dikhawatirkan akan ditunggangi oleh eks-PKI, maka Gerakan Pramuka dititipkan di sekolah. Sehingga bermunculan Gugusdepan yang berpangkalan di sekolah sebagaimana kita kenal sekarang ini. Dan ini akhirnya menjadi gerakan yang sifatnya masif bahkan siswa diwajibkan mengikuti kegiatan kepramukaan atau minimal menggunakan seragam pramuka pada hari tertentu di sekolah.





Harga Buku Rp 35000,00 (Belum Termasuk Ongkos Kirim)
Datang Langsung saat berkunjung ke Perpustakaan Rp 30.000,00


Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 226 887 668 ( hanya SMS)



Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 226 887 668 ( hanya SMS)

Tali Temali dan Pionering

Monday, June 19, 2017

Cara Menggunakan Kompas Bidik


CARA MENGGUNAAN KOMPAS BIDIK 




Kompas adalah alat bantu untuk menentukan arah mata angin. Bagian-bagian kompas yang penting antara lain :
            1.         Dial, yaitu permukaan di mana tertera angka dan huruf seperti pada                                    permukaan jam.
            2.         Visir, yaitu pembidik sasaran
            3.         Kaca Pembesar, untuk pembacaan pada angka
            4.         Jarum penunjuk
            5.         Tutup dial dengan dua garis bersudut 45
            6.         Alat penggantung, dapat juga digunakan sebagai penyangkut ibu jari untuk menopang kompas pada saat membidik.

Angka-angka yang ada di kompas dan istilahnya

            North                           =          Utara               =          0
            North East                   =          Timur Laut      =          45
            East                             =          Timur               =          90
            South East                   =          Tenggara         =          135
            South                           =          Selatan                        =          180
            South West                 =          Barat Daya      =          225
            West                            =          Barat               =          270
            North West                 =          Barat Laut       =          325

Cara Menggunakan Kompas

  1. Letakkan kompas anda di atas permukaan yang datar. setelah jarum kompas tidak bergerak lagi, maka jarum tersebut menunjuk ke arah utara magnet.
  2. Bidik sasaran melalui visir dengan kaca pembesar. Miringkan sedikit letak kaca pembesar, kira-kira 50  di mana berfungsi untuk membidik ke arah visir dan mengintai angka pada dial.
  3. Apabila visir diragukan karena kurang jelas dilihat dari kaca pembesar, luruskan saja garis yang terdapat pada tutup dial ke arah visir, searah dengan sasaran bidik agar mudah dilihat melalui kaca pembesar.              \
 Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 226 887 668 ( hanya SMS)



Belajar Keterampilan Kepramukaan : 

Buku ini dapat sebagai referensi bagi anggota Pramuka yang ingin meningkatkan ketrampilan kepramukaan. Tidak hanya peserta didik, pembina ataupun pelatih pembina pun dapat mempelajarinya sebagai referensi,  


Buku Ketrampilan Kepramukaan 



Buku ini berisi mengenai semua hal mengenai keterampilan kepramukaan, dari tali temali, penggunaan kompas dan perpetaan, menaksir, bersemboyan, pertendaan, KIM, Permainan ketangkasan, sandi, upacara dalam Gerakan Pramuka (Siaga, Penggalang), Api Unggun, PBB dan Memahami Kepramukaan Penegak. 

Tulisannya sederhana, jelas serta disertai dengan Gambar pendukung, sehingga mempermudah siapa pun yang ingin mempelajarinya.


Penulis buku ini tidak diragukan lagi, ada kak Hadi (pelatih Daerah Jawa Tengah), Kak Tijan (andalan Kwarda Jateng), Kak Martitah (Ka Pusdiklatda Jateng) dan Kak Mung (Wa Ka Pusdiklat jateng)


Buku ini sering kali menjadi rujukan dalam berbagai Kegiatan di Kwarcab Kota Semarang dan Kwarda Jateng. Tentunya buku ini sangat berharga untuk dimiliki.  



Harga Buku Rp 35.000,00 (Belum Termasuk Ongkos Kirim)
Datang Langsung saat berkunjung ke Perpustakaan Rp 30.000,00


Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 226 887 668 ( hanya SMS atau WA, tidak menerima telp)

                         

Belajar Semaphore pramuka


CARA BELAJAR SEMAPHORE


Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan 2 bendera, dimana masing-masing bendera tersebut berukuran 40 cm x 40 cm. Sedangkan warna yang sering dipergunakan adalah merah dan kuning dengan warna merah selalu berada dekat tangkainya.
Prinsip semaphore sebenarnya adalah mengirimkan pesan dengan kode atau sandi yang dibentuk antara batang tubuh dengan lengan. orang yang mengirimkan pesan dengan bendera semaphore efektif dengan jarak 0-200 m, karena pada jarah tersebut mata masih dapat membedakan jelas sudut yang terbentuk antara lengan dan batang tubuh.



 Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 226 887 668 ( hanya SMS)


Belajar Keterampilan Kepramukaan : 

Buku ini dapat sebagai referensi bagi anggota Pramuka yang ingin meningkatkan ketrampilan kepramukaan. Tidak hanya peserta didik, pembina ataupun pelatih pembina pun dapat mempelajarinya sebagai referensi,  
Buku Keterampilan Kepramukan 



Buku ini berisi mengenai semua hal mengenai keterampilan kepramukaan, dari tali temali, penggunaan kompas dan perpetaan, menaksir, bersemboyan, pertendaan, KIM, Permainan ketangkasan, sandi, upacara dalam Gerakan Pramuka (Siaga, Penggalang), Api Unggun, PBB dan Memahami Kepramukaan Penegak. 

Tulisannya sederhana, jelas serta disertai dengan Gambar pendukung, sehingga mempermudah siapa pun yang ingin mempelajarinya.


Penulis buku ini tidak diragukan lagi, ada kak Hadi (pelatih Daerah Jawa Tengah), Kak Tijan (andalan Kwarda Jateng), Kak Martitah (Ka Pusdiklatda Jateng) dan Kak Mung (Wa Ka Pusdiklat jateng)

Buku ini sering kali menjadi rujukan dalam berbagai Kegiatan di Kwarcab Kota Semarang dan Kwarda Jateng. Tentunya buku ini sangat berharga untuk dimiliki.  




Harga Buku Rp 30.000,00 (Belum Termasuk Ongkos Kirim)
Datang Langsung saat berkunjung ke Perpustakaan Rp 25.000,00


Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 226 887 668 ( hanya SMS atau WA, tidak menerima telp)






Friday, June 16, 2017

Buka Bersama Saka Bakti Husada Kota Semarang

SBH Pandanaran Buka Bareng dengan Anak Yatim Piatu

Adik Adik dari PAnti Asuhan Al Kahfi
Tawa renyah dan kebahagian terpancar dari adik-adik panti asuhan Al Kahfi  saat berbuka bersama anggota Saka Bakti Husada Pandanaran Kota Semarang di hotel Muria senin, 22 Juni 2017.

Sebanyak 20 orang anak dari panti asuhan Al Kahfi di undang untuk buka bersama dengan adik adik Saka Bakti Husada Pandanaran (SBH Pandanaran) . Buka bersama dan sarasehan merupakan kegiatan yang rutin diselenggarakan setahun sekali pada bulan ramadhan oleh SBH Pandanaran.  Kegiatan tersebut di ikuti oleh 101 orang yang terdiri dari Anggota SBH, Pamong, Pin saka, Mabi Saka,  Instruktur, Dewan Kerja, Ubaloka dan dari adik adik panti asuhan al Kahfi.

Selain buka bersama, Juga ada penyerahan simbolis bingkisan dari SBH Pandanaran kepada Panti asuhan Al Kahfi oleh kak Dien Hasana selaku Pinpinan saka SBH Pandanaran

Suasana Buka Bersama SBH tahun 2017
“Senang sekali dapat berbuka bersama dengan kakak kakak Pramuka”, ungkap Sari salah satu adik dari panti Asuhan Al Kahfi.  “ 

“Sengaja pada  buka bersama tahun ini kami  mengajak adik-adik dari panti asuhan” kata Said, Ketua Dewan Saka Bakti Husada. "Tidak saja sebagai sarana silahturahmi, tetapi kegiatan tersebut sebagai ajang berbagi kebahagian pada sesama di bulan yang penuh berkah" Imbuhnya.

Kegiatan tersebut di mualai pukul 16.30 di awali dengan ceramah singkat, buka bersama, hingga salat tarawih bersama. Di sela-sela acara sarehan, dijelaskan pula mengenai kegiatan posko Mudik lebaran tahun 2017 yang akan diselenggarakan oleh Pramuka peduli Kota Semarang. Pada Mudik Lebaran tersebut juga di ikuti oleh adik adik SBH Pandanaran.
Foto Senior SBH Pandanaran Kota Semarang 

Foto Keluarga Besar SBH Pandanaran Kota Semarang


Anggota Pramuka  Penegak Pandega di Kota Semarang yang mempunyai minat dan Bakat dalam bidang Kesehatan. Ayo Gabung Saka Bakti Husada Pandanaran kota Semarang. Langsung saja datang ketika latihan pada setiap hari minggun ke 1 dam 3 di DKK Pandanaran kota Semarang. Atau Hubungi Kak Said 085 640 316 106 /  083 842 403 134
SBH Pandanaran Kota Semarang " Sadar Sehat Pasti Bisa"

Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 226 887 668 ( hanya SMS)

Grebek Masjid Ambalan Adam Malik Fatmawati

Masjid di Anjasmara Digrebek Pramuka SMA 6 Semarang

Puluhan siswa berseragam pramuka menggrebek Masjid di kawasan Anjasmara, Jumat 16 Juni 2017. 

Bukan membawa parang, pedang atau gear motor, namun bekal mereka adalah  sapu, pel lantai, kemoceng, ember dan perlengkapan kebersihan lainnya. Anggota Ambalan Adam Malik-Fatmawati pangkalan SMA 6 Semarang ramai-ramai mengrebek Masjid di sekitar SMA 6 Semarang. Ternyata, mengrebek di sini bukan untuk mencari orang yang sedang di incar, tetapi istilah yang digunakan untuk ramai-ramai membersihkan masjid yang perlu dibersihkan.

Kaca dilap sampai kinclong, tempat wudhu di kosek, karpet di bersihkan, lantai dipel pokoknya semua di bersihkan. “Ini baru namanya ngabuburit” kata Fauzi salah satu anggota ambalan Adam Malik. Kegiatan ini memang dilakukan sembari menunggu datangnya adzan Magrib. Kegiatan yang serangkain dengan buka bersama keluarga besar Ambalan Adam Malik-Fatmawati ini baru pertama kali dilaksanakan.  

“Alhamdulillah, Alhamdulillah, semoga berkah ya dik” komentar pak M Hasan salah satu takmir masjid yang kebetulan berada di masjid. “Harapannya kegiatan ini tidak hanya pada ramadhan ini saja ya “, imbuhnya.
Semula, Grebek masjid ini rencananya dilaksanakan di 4 masjid, namun karena masjid Al Ikhlas sedang ada kegiatan bersama maka hanya dapat dilaksanakan di 3 masjid saja.


Selain grebek masjid, adik-adik ambalan juga membagikan takjil berupa bubur kacang hijau dan bubur mutiara  di sepanjang Jalan Anjasmara sampai pasar karang ayu. Acara diakhiri dengan buka bersama dan sarasehan keluarga besar Ambalan Adam Malik-Fatmawati Pangkalan SMA 6 Semarang di Bentuman Toast Box Puri



Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 226 887 668 ( hanya SMS)